Conditioner 101: Buat Rambut Keriting

2:38 AM

Coreen Bailey Rae: My number one hair diva!

Baru-baru ini gua mulai kehabisan shampoo dan conditioner gua. Makanya, research di mulai lagi untuk cari tau Shampoo dan Conditioner apa yang tepat buat gua. Tapi, karena 2 hal ini butuh penjelasan yang cukup ekstensif, makanya gua bakal fokus sama Conditioner dulu.

Lu mungkin bertanya-tanya: 

Kenapa mengutamakan Conditioner dibandingkan Shampoo?

Begini loh, my curly divas.. Guna shampoo adalah untuk membersihkan kulit kepala dan rambut dari kelebihan minyak, ketombe, polusi, atau kotoran-kotoran lain yang suka nyangkut di rambut lo; dari glitter sampe secuil kulit ayam goreng yang tadi siang lo makan tanpa bagi-bagi. Pokoknya, shampoo itu tugasnya adalah ngeluarin kotoran yang menumpuk tanpa kebanyakan ngilangin sebum (minyak natural yang diproduksi oleh tubuh lo, untuk menjaga kelembapan kulit dan benteng pertahanan pertama dari bakteri, virus, atau jamur).

Nah, karena rata-rata masalah rambut keriting lebih berkisar di tingkat kelembapan dan kesehatan ujung rambut.. makanya shampoo ngak terlalu membawa dampak besar di kehidupan rambut gua. Yang bener-bener penting adalah menemukan conditioner yang tepat! Jeng-Jeng-Jeng!


Apa sih gunanya Conditioner?

Ya, buat melembapkan, menguatkan, dan menghaluskan rambut, Bu. Ini penting banget karena, rambut keriting lebih mudah kehilangan kelembapannya dibandingkan dengan rambut lurus. Coba deh, lo liat rambut lo beberapa jam setelah dia kering total, lu bakal liat rambut-rambut tipis yang keluar dari lilitan keriting lo. Kaya gini.. Bedain deh yang kiri sama yang kanan..


Gambar diambil dari: livingproof(dot)com
Rambut-rambut yang suka melalang buana ituh, namanya Frizz. Keluar-keluar dari lilitan-lilitan natural dalam rambut lo. Helai rambut keriting yang sehat itu lebih seneng menjalin silahturahmi dengan helai-helai rambut yang lain, dalam lilitan-lilitan keriting mereka. Ya, kaya di gambar yang sebelah kanan..

Bahan apa yang harus gua cari di conditioner?

Karena kebutuhan rambut lo bakal ngefek banget ke pilihan conditioner lo.. makanya gua tulisin nih, hasil research tentang bahan-bahan di conditioner pada umumnya, sesuai dengan kegunannya:

- Moisturizer kaya Glycerin, fatty acids dan minyak-minyakan seperti Olive Oil, Shea Butter, Castor Oil, etc.
- Penguat rambut seperti Hydrolyzed Protein dan Amino Acid
- Pengimbang pH bakal ada di bahan yang belakangnya ber-chloride ria. Kaya: Behentrimonium Chloride, Steralkonium Chloride, Amine Oxides, Cetrimonium chloride, Citric Acid, etc.
- Detangler (anti-kusut) lewat yang belakangnya pake cone-cone, kaya Amodimethicone, atau Cyclomethicone.
- Bikin lembut pake protein yang namanya keratin.
- Nambah Glossy lewat Silicone seperti: domethicone atau cyclomethicone. Sebenarnya, penggunaan Silicone banyak diperdebatkan. Untuk lebih lengkapnya, read it on my next post, ya!

Produk apa yang gua pernah coba?


DevaCurl - One Condition

Wangi-nya seger, citrusy tapi ada hint of sweet vanilla-nya. Sangat ringan di rambut. Bahkan, pertama kali pakai, gua kaget dengan betapa halus dan ringannya rambut gua. Dia ngak pake silicone, dan banyak menggunakan bahan-bahan natural. So.. I was happy with this. Kalau rambut gua kerasa terlalu "ringan" biasanya gua doping dengan hair mask, atau sama conditioner yang lebih berat. Masalahnya sama barang ajaib ini adalah mahalnyaaaaa yaolohhh. Plus, susah nyari di Indonesia.



Herbal Essences - Hello Hydration

Ini adalah conditioner pertama yang gua beli pas balik ke Jakarta. Conditioner ini does the job, tapi ngak bisa memberikan kelembapan tanpa bantuan leave-in conditioner. Setelah diusut-usut, ini conditioner menggunakan silicone. Makanya ngak kaget, kalau setelah memakai conditioner ini tanpa shampoo, sering-nya rambut jadi terasa agak berat. 




Herbal Essences - Totally Twisted

Conditioner yang ini bikin rambut gua jauh lebih berat, dan lebih gampang lengket dibandingin yang Hello Hydration. Sayangnya, rasa "lembap"-nya kerasa bohongan dan sementara banget. Gua nyoba conditioner ini tandem dengan shampoo-nya. Shampoo-nya bikin rambut gua kasar banget, ngak bisa di sisir. So, lupakan lah yang ini..




TIGI - Curls Rock Conditioner

Ini adalah produk salon yang gua coba di States. Mahal, bo, asli. Gua sampe harus milih antara beli conditioner-nya aja, atau shampoo-nya. Pas dipake berdua, rasa rambut tuh enak. Conditionernya jago banget ngelembapin. Walaupun nambah berat ke rambut, tapi ngak berasa lengket. Dan, shampoo-nya juga ngak se-ngeringin si Herbal Essences yang ungu itu. Wangi-nya kaya wangi-wangi parfum berwarna biru: oceanic, seger, rather citrusy but soft.


Aussie - 3 minute miracle

Dulu, gua gunain ini seminggu sekali. Deep conditioner, banget. Sesudah memakai ini, rambut kerasa jauh lebih lembut, jauh lebih lembap, dan juga sedikit lebih berat dari biasanya. Pas dikeringin, rambut gua ngak bakal ngembang banget. Ini karena kelembapan rambut udah tinggi, kali ya.. Yang gua ngak suka adalah wangi coconut-nya bikin super eneg, apalagi kalau sering pakai. But, is it worthed? Sure.. I guess.



Kalau lu punya any conditioner product recommendation, boleh loh, ngobrol-ngobrol! Sejauh ini, favorit gua masih si DevaCurl. I hope this list helps you with your future endeavor towards getting great conditioners and start giving the needed love to your curls.

Remember, you know your hair best, but love what God has given you!

More Curly Stories

1 comments

Popular Posts

Instagram