Treatment Salon untuk Rambut Keriting

3:05 AM



Mencari salon di Jakarta yang teknik perawatan dan stylingnya cocok dengan rambut keriting itu
susah banget. Berikut ada 2 salon yang gue datangi di tahun 2017 untuk perawatan. Simak pengalaman gue di bawah ini yah.

Kalian pasti ngerti perasaan deg-degan tiap rambutnya dikeringin orang lain, dan sedihnya saat keluar salon dengan rambut yang lembut tapi frizzy. "Gue nggak percaya baru bayar orang buat garuk-garuk kepala gue doang!" ini yang biasanya terlintas di otak gue habis keluar salon. Keselnya bukan karena rambut gue jadi berantakan, tapi karena duitnya. Nah, salon ini nggak bikin gue sekesel itu. Kenapa? Hayo baca terus...

ITJE HER - Cipete

Sebelum creambath di Itje Her
Suatu sore yang memusingkan, gue pergi ke Itje Her buat sedikit me time dan relaksasi dengan creambath tradisional. Karena gue go-show, gue harus menunggu sekitar 30 menit untuk mulai. Padahal nggak gitu banyak orang yang lagi treatment.

Dalam 1 jam 30 menit gue dipijet dari kepala sampe bahu dan tangan. Namanya orang lagi stress, kena pijet dikit langsung bahagia.

Proses pengeringan rambutk keriting di Itje Her Cipete
Sampailah ke waktu pengeringan rambut. Mbaknya yang rambutnya juga keriting mengeringkan rambut gue dengan difuser. Dilinting2 keriting gue ke diffusernya dan dibiarkan kering. Sayangnya karena memang gue ke sana dadakan banget, gue nggak bawa produk leave in. Salon ini juga nggak punya curl cream, adanya wax rambut. Ya, ngerti lah gue. Rata-rata salon di Jakarta nggak siap buat mengurus rambut keriting. Maka itu, dipakaikanlah wax ke rambut gue yang hasilnya...

Ya, liat sendiri dari muka gue. I was not a fan. Tapi untuk harga 110K, gue nggak komplain. Setidaknya eke dipijat dan rambut bisa diiket hingga waktu pencucian rambut berikutnya. Apakah gue akan kembali ke sini? Mungkin buat pijet refleksi, tapi nggak untuk creambath.

Setelah creambath di Itje Her


ALFONS - Pondok Indah Mall 2

Oh, you fancy? Yesh, se-fancy itu sampe gue langgang kangkung, masuk ke Alfons Salon yang menu salonnya nggak ada rincian harga. Seharusnya itu udah jadi petunjuk kecil kalau treatment oleo kerastase ini bakal lebih mahal dari pengalaman gue sebelumnya; 1. lokasi di mall, 2. menu tanpa harga. Tapi jelas gue shombhong sekali sampe nggak mau nanya harga ke mbaknya. Takut ketauan nggak mampu. (Ya ampun, Jo... Tobat lah kau.)

Oh, siapa ya kamu?
Langsung didudukan lah gue di dalam salon ini. Gue di kasih robe kerastase (petunjuk mahal ke-3) dan disuruh ganti baju. Momen itu adalah kesempatan terakhir gue untuk kabur, tapi kecongkakan hati menahan gue. Creambath dimulai seperti biasa; cuci rambut, pijet, dan diuapin. Dalam durasi 1 jam 30 menit itu gue berhasil mempersiapkan hati untuk harga misterius yang akan gue bayar nanti.

Pengeringan rambut oke banget. Rambut gue nggak diuntel-untel, nggak di sisi, langsung dapet cream Oleo Curl-nya Kerastase yang gue tau oke banget, dan Voila~ Selfie lah gue. Baru kali ini gue merasa cukup senang ngeliat hasil rambut dikeringin orang lain.

Hasil pengeringan rambut keriting habis creambath di Alfons PIM 2

Lalu, momen yang ditakutkan itu datang. Sehabis selfie, gue menghadap ke Mbak Kasir dengan bulu mata palsu dan tatapan judgmentalnya. Segala kebahagian gue menguap seketika ngeliat harga di kertas bon... 580K. Itu sekitar 300 ribu lebih dari harga treatment yang sama di salon Anna Wijaya Ambas. Walaupun hasil styling rambutnya lebih bagus, tapi nggak 300 ribu juga kali.

Moral dari cerita di atas adalah: JANGAN SHOMBONG, sodara-sodara. Punya duit dikit itu ditabung, bukan nyalon di mall. Hahaha...

karena merasa cantik saia makin sombong
Yak, begitulah petualangan gue mencari tempat treatment di Jakarta. Ketemu satu yang oke (Alfons) tapi harus nabung yang bener dulu baru balik ke sini yah.

Kalau kalian udah punya salon langganan untuk perawatan rambut keriting?

Tahun 2018 ini gue menemukan 1 salon, nih. Sebuah unicorn ajaib jawaban doa-doa kriwuls di seluruh endonesa. Apakah salon itu? Tunggu post berikutnya yah.

More Curly Stories

5 comments

  1. mana nih postingan salon unicorn nya??

    ReplyDelete
  2. Hy, namaku Irena Palma, salam kenal,,,asli dari Batam
    rambut aku juga tekstur nya keriting asli, bawaan dari lahir..
    cuman ya gitu, untuk tempat treatment buat rambut keriting itu memang susah-susah gampang, tapi dijakarta selatan, Kriwil Salon udah buka lo,, coba pergi deh kak,,

    Entar, klau udah pergi kesana,, minta postingan nya ya,,, Trims

    ReplyDelete
  3. OMAIGADDDD I'M NOT ALONE!!! Baru nemu blog ini dan relatable banget huhhhu. Selama 28 thn idup ujung2nya selalu diiket terus karena ga tau harus diapain. Tmn pernah komen, pake produk dong!! Ya produk apa woyy, huhuhu. Ada jg yg nyaranin smoothinglah bondinglah apalah, haeee. Love your post! Sorry for my rants & curcol 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sammaaaaa.. seumur2 diikeeet.. dan ironisnya 25th idup motong rambut keriting gini aja masih blm pernah sepuas ituuh

      Delete
  4. I feel you kak. Pengen unyu pake rambut keriting tapi kesannya besar dan enggak rapi 🥲🥲🥲

    ReplyDelete